Dunia : Sekadar Pinjaman

Posted: June 2, 2012 in Life is Real

gerhana,

entah, kadang kala diri ini terasa mengerti akan kenyataan ini dunia adalah satu yang sementara.

selalu sahaja aku diingatkan dengan ayat-ayat al quran yang menyebut tentang hakikat ini.

Ketahuilah bahawa (yang dikatakan) kehidupan dunia itu tidak lain hanyalah (bawaan hidup yang berupa semata-mata) permainan dan hiburan (yang melalaikan) serta perhiasan (yang mengurang), juga (bawaan hidup yang bertujuan) bermegah-megah di antara kamu (dengan kelebihan, kekuatan, dan bangsa keturunan) serta berlumba-lumba membanyakkan harta benda dan anak pinak; (semuanya itu terhad waktunya) samalah seperti hujan yang (menumbuhkan tanaman yang menghijau subur) menjadikan penanamnya suka dan tertarik hati kepada kesuburannya, kemudian tanaman itu bergerak segar (ke suatu masa yang tertentu), selepas itu engkau melihatnya berupa kuning; akhirnya ia menjadi hancur bersepai; dan (hendaklah diketahui lagi, bahawa) di akhirat ada azab yang berat (di sediakan bagi golongan yang hanya mengutamakan kehidupan dunia itu), dan (ada pula) keampunan besar serta keredaan dari Allah (disediakan bagi orang-orang yang mengutamakan akhirat). Dan (ingatlah, bahawa) kehidupan dunia ini tidak lain hanyalah kesenangan bagi orang-orang yang terpedaya. (al hadid : 20)

dan juga dari tazkirah dan peringatan sama ada dalam jilsah atau di mana sahaja.

adapun aku melihat sendiri dengan mata kepalaku bahawa nikmat dunia amat mudah ditarik kembali

sama ada dalam situasi kawan-kawanku, pesakit-pesakit yang aku lawati dan juga masyarakat Mesir yang bagiku serba kekurangan ini.

namun ia masih tidak cukup sebenarnya untuk ditanam dalam diri ini jika ia masih belum berlaku atau benar-benar terjadi kepada diri sendiri.

bak kata pepatah,

berat mata memandang, berat lagi bahu memikulnya

alhamdulillah, hari ini Dia ajar aku.

Dia hendak aku merasai hakikat sebenar dunia ini sebagai pinjaman.

kehilangan sesuatu yang berharga, sesuatu yang bernilai, sesuatu yang engkau bergantung kepadanya, sesuatu yang engkau pasti tetap bersamanya.

namun ia tetap sebahagian dari dunia, ia tetap sementara dan pasti hilang jua.

oh betapa berat untuk aku laluinya, tetapi aku yakin dan pasti Dia tahu apa yang terbaik untukku.

yang pasti hanya Dia yang abadi dan dunia tetap sekadar pinjaman~

Dan (ingatlah) ketika Tuhan kamu memberitahu: “Demi sesungguhnya! Jika kamu bersyukur nescaya Aku akan tambahi nikmatKu kepada kamu, dan demi sesungguhnya, jika kamu kufur ingkar sesungguhnya azabKu amatlah keras”. (ibrahim : 7)

Allahu akbar!

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s