secerah pawana

Posted: August 7, 2010 in sastera

gerhana,

hampir setahun aku biarkan kau menyepi

diam tanpa berita

membuatkan kau tertanya-tanya

ke mana gerangan si dia


gerhana,

ku ingin kau tahu

aku menyepi bukan menyendiri

aku menyepi mencari erti

aku menyepi membina diri

aku menyepi untuk berdiri


tanggal 10 jun itu

penuh erti

memberi aku sinar baru

mengejutkan aku dari lena yang panjang

menyedarkan aku dari tidur yang membuai


yang pasti sebelum itu

aku jatuh ditimpa tangga

aku sesat entah ke mana


namun,

aku gagahkan diri untuk mencuba

aku kuatkan diri untuk merasa

kumpul tenaga tersisa

bakar semangat jadi membara


akhirnya,

setelah perlahan-lahan aku bangun

melihat, memerhati dan merenung

aku begitu yakin

untuk berdiri mengapai cita hakiki

untuk berlari mengejar pelangi

untuk melonjak lebih tinggi


tika ini,

hidupku aku rasakan

secerah pawana

seindah suria

semalam hanya gerhana

moga hari ini dan esok

cahaya menyinar bercahaya


ya Allah, aku bersyukur nikmat iman dan ukhuwah yang kau kurniakan…aku pohon kau tetapkan aku di atas jalan ini…amin


Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s